Kepala Balitbang Kemdikbud, Khairil Anwar Notodiputro mengatakan, Prosedur Operasi Standar Ujian Nasional (UN) atau biasa disebut POS UN baru ditandatangani oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) pada Selasa (29/1/2013) lalu. Dalam POS UN ini, tidak hanya merilis jadwal UN saja tapi juga mencantumkan standar kelulusan dan tata tertib.

“POS UN sudah diunggah dan dapat dilihat di website Balitbang dan BSNP. Kemudian hardcopy dan softcopy juga sudah dikirimkan ke masing-masing Dinas Pendidikan Provinsi,” kata Khairil, Rabu (30/1/2013).

Berdasarkan POS UN tersebut, UN untuk tingkat SMA/MA akan diselenggarakan pada tanggal 15-18 April. Sementara untuk tingkat SMK dan SMALB, UN akan digelar pada tanggal 15-17 April. Bagi siswa yang sakit atau berhalangan hadir dapat mengikuti UN susulan yang diselenggarakan pada tanggal 22-25 April.

Untuk tingkat SMP/SMPLB/MTs, UN digelar pada tanggal 22-25 April dengan rincian mata pelajaran bahasa Indonesia, bahasa Inggris, Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Sama seperti tingkat SMA, UN susulan dilakukan sepekan setelah UN berlangsung yaitu pada tanggal 29 April-2 Mei.

Sementara untuk tingkat SD/SDLB/MI, UN akan diselenggarakan pada tanggal 6-8 Mei dengan mata pelajaran yang diujikan adalah Bahasa Indonesia, Matematika dan IPA. UN susulan bagi yang sakit atau tidak hadir akan dilaksanakan pada tanggal 13-15 Mei.

Untuk pengumuman kelulusan sendiri, tingkat SMA/SMALB/SMK/MA akan diumumkan pada tanggal 25 Mei. Kemudian tingkat SMP/SMPLB/MTs diumumkan pada tanggal 1 Juni dan tingkat SD/SDLB/MI pengumuman hasil UN 2013 dilakukan pada tanggal 8 Juni.

Persiapan UN SD di Wonogiri

Di Kabupaten Wonogiri, upaya untuk mengantarkan para siswa sukses melaksanakan UN telah dilakukan. Kepala Unit Pelaksana Tugas (UPT) Dinas Pendidikan (Disdik) Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri, Suwarto menerangkan, di Kecamatan Pracimantoro memiliki jumlah SD/ MI (Madrasah Ibtidaiyah) negeri dan swasta sebanyak 56.

Rinciannya, 53 SD dan 3 MI. Untuk tahun ini, ada sebanyak 901 murid kelas 6 yang siap melaksanakan UN. Jumlah ini, didasarkan dari hasil validasi pendataan daftar nominasi sementara peserta UN SD/MI sewilayah Kecamatan Pracimantoro.

”Kami menargetkan kelulusan murid mencapai seratus persen. Juga secara kualitas, perolehan nilai anak-anak dapat ditingkatkan,” tegas Suwarto.

Untuk meraih sukses UN, imbuh Suwarto, masing-masing sekolah melakukan try out penggarapan ujicoba soal-soal UN sebanyak tujuh kali. Materi soal dibuat oleh sekolah masing-masing, dan soal dari tingkat distrik serta dari tingkat kabupaten.

Para murid kelas 6 juga diberikan les tambahan belajar yang dilakukan setelah usai pembelajaran pada siang hari. Les diberikan oleh guru masing-masing sekolah, utamanya pada mata pelajaran (mapel) yang di-UN-kan.

”Saya mendorong sekolah yang atas inisiatifnya masing-masing akan menggelar training motivasi kepada para murid. Juga mengadakan upaya spiritual untuk mengantarkan para siswanya meraih sukses UN,” kata Suwarto. (sumber:http://esq-news.com)