Kuala Lumpur : Anggota Komite Eksekutif (Exco) FIFA Prince Ali bin Al Hussein mengungkapkan kekecewaannya atas kekisruhan persepakbolaan di Indonesia yang tak kunjung selesai. Apabila ada sanksi dari FIFA terhadap Indonesia maka kedua belah pihak yang berseteru PSSI dan KPSI pantas disalahkan.

PSSI dan KPSI Pantas Disalahkan

“Saya sudah melihat betapa pentingnya sepakbola bagi masyarakat Indonesia, dan permasalahan ini harus dituntaskan. Anda tidak bisa punya dua liga di satu negara. Itu isu fundamental yang harus diselesaikan,” ungkap Prince Ali kepada Reuters di Kuala Lumpur, Malaysia, baru-baru ini.

Menurut Prince Ali, tragedi memilukan yang menimpan pemain Persis Solo Diego Mendieta sebagai buntut tak tuntasnya kisruh persepakbolaan di Indonesia. “Kami sudah mencoba yang terbaik melalui taskforce yang dibentuk AFC. Ini sudah yang terbaik. Tapi tragedi memilukan dengan meninggalnya pemain ini [Mendieta] sebagai contoh mengapa permasalahan ini harus diselesaikan, dan diselesaikan dengan segera,” ujarnya.

Pria yang juga menjadi Presiden Federasi Sepakbola Yordania ini mengatakan kedua belah pihak yang berseteru sudah melupakan mandat mereka. “Menurut saya, semua stakeholders di sepakbola perlu menyadari, jika mereka ingin melayani masyarakat mereka, maka mereka harus menyelesaikan perbedaan, dan kami akan membahas situasi ini di Tokyo saat rapat Exco FIFA,” kata Prince Ali.

“Semua stakeholders sekarang harus melakukannya dengan sangat serius. Sejujurnya, satu-satunya yang paling menderita dari situasi ini adalah orang-orang yang mencintai olahraga ini,” katanya. (sumber:liputan6.com)