Konflik bersenjata antara Israel dan pejuang Islam Hamas di Jalur Gaza selama sepekan terakhir akhirnya mereda. Kedua pihak sepakat melakukan gencatan senjata.

Isi klausul gencatan senjata Hamas dan Israel

Menteri Luar Negeri Mesir Muhammad Kamil Amr kemarin mengatakan kesepakatan itu mulai berlaku pukul 21.00 atau 02.00 Kamis dini hari waktu Jakarta. Mesir menjadi penengah kesepakatan damai antara Israel dan Hamas itu.

Berikut kesepakatan gencatan senjata seperti dilansir surat kabar Haaretz, Kamis (22/11):

1 Israel tidak boleh melancarkan serangan ke Gaza baik melalui darat, laut, dan udara.

2 Israel harus berhenti membunuh para pemimpin pejuang Palestina.

3 Israel tidak boleh menginvasi tanah Palestina.

4 Israel tidak boleh memasuki Gaza, termasuk 500 meter di wilayah penyangga di sisi Palestina.

5 Israel tidak boleh membatasi pergerakan keluar masuk orang dan barang dari dan ke Jalur Gaza.

6 Semua perbatasan Gaza dengan Israel dan Mesir harus dibuka.

7 Hamas dan organisasi perjuangan Palestina lainnya harus menghentikan segala serangan ke Israel dari Jalur Gaza, termasuk melalui tembakan roket dan penyerangan di perbatasan.

Kesepakatan ini tercapai di hari kedelapan setelah perang itu menewaskan lebih dari 150 warga Gaza dan melukai hampir seribu lainnya. Sedangkan di pihak Israel, hanya empat orang terbunuh dan lebih dari 80 lainnya cedera. (sumber:merdeka.com)