BELINYU- Warga Parit 14 Dusun Air Hangat Desa Gunung Pelawan Kecamatan Belinyu, heboh dengan ditemukan sesosok mayat tergeletak di pinggir Kolong dekat lokasi tambang inkonvensional (TI) Parit 14 Dusun Air Hangat Desa Gunung Pelawan Kecamatan Belinyu. Penemuan mayat idi sekitar sekitar pukul 06.00 WIB Senin (5/11).

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun harian ini, sesosok mayat laki-laki tersebut pertama kali ditemukan oleh Franky (17) warga Parit 14 Dusun Air Hangat Desa Gunung Pelawan Kecamatan Belinyu.

Saat itu Frenky yang berstatus pelajar pergi mandi ke kolong Parit 14 Dusun Air Hangat Desa Gunung Pelawan Kecamatan Belinyu. Ia terkejut melihat sesosok mayat tergeletak di sekitar lokasi TI. Melihat hal tersebut Franky lansung melaporkan kejadian penemuan mayat tersebut kepada Ketua RT Parit 19 Air Hangat Desa Gunung Pelawan, Benaya Siahaan. Kades kemudian melaporkan penemuan mayat oleh warganya tersebut ke Mapolsek Belinyu.

Tidak berapa lama, sekitar pukul 08.30 WIB anggota  Unit Identifikasi Polres Bangka dan Polsek Belinyu serta Dokter Puskemas Belinyu dr Hendra lansung menuju tkp untuk melakukan identifikasi terhadap mayat tersebut.

Hasil dari identifikasi terhadap mayat yang akhirnya diketahui identitasnya bernama Imron (37) warga pendatang asal Palembang yang tinggal di Kampung Asam Kelurahan Bukit Ketok Kecamatan Belinyu.

Pada tubuh Imron tersebut terdapat luka tusukan pada dada sebelah kanan, 6 luka tusukan senjata tajam pada bagian pungung, luka memar pada  pipi sebelah kiri, luka memar kepala bagian belakang, satu luka akibat sejata tajam di pergelangan tangan kanan dan pada alat kelamin keluar sperma dan selanjutnya mayat dibawa ke Puskesmas Belinyu.

Kapolres Bangka AKBP Pipit Rismanto SIK membenarkan penemuan mayat tersebut. Menurut Kapolres setelah dilakukan identifikasi diketahui idntitas  mayat tersebut. Terkait penyebab kematian belum diketahui karena masih dalam penyelidikan dan pemeriksaan.

Berdasarkan informasi berhasil dihimpun di tempat di TKP sesuai dengan hasil visum dokter Puskesmas Belinyu dr Hendra, sejak ditemukan mayat sudah meninggal selama enam jam sebelumnya. “Kalau hasil visum ditubuh mayat terdapat banyak luka diduga korban merupakan pelaku pencurian yang meninggal karena amuk masa.

“Untuk mendapatkan kepastian penyebab kematianya, kita harus mendapat keterangan yang pasti dan saat ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian Polres Bangka dan Polsek Belinyu untuk mengetahui penyebab kematian yang sebenarnya,” jelas Kapolres Bangka AKBP Pipit Rismanto SIK.(sumber:jpnn.com)