JAKARTA – Petinggi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Jakarta merasa tidak kaget dengan hasil survei internal Partai Golkar dan Partai Demokrat yang hasilnya Gatot Pujo Nugroho berada di posisi teratas dalam hal tingkat elektabilitas.

https://i2.wp.com/www.harianorbit.com/wp-content/uploads/2012/02/FOTO-115.jpg

Pasalnya, berdasarkan beberapa kali survei internal PKS sendiri, Gatot selalu berada di posisi tertinggi. “Selalu dalam kisaran 30 persen,” ujar Ketua DPP PKS Refrizal kepada JPNN di Jakarta, kemarin (9/10).

Pernyataan anggota Komisi VI DPR dari F-PKS itu menanggapi hasil survei Partai Demokrat, seperti dikatakan Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Jhony Allen Marbun , bahwa Gatot teratas dengan raihan 28 persen.

Plt Ketua DPD Golkar Sumut, Andi Ahmad Dara, juga menyebut hasil survei partainya kandidat incumbent itu unggul dengan raihan lebih dari 20 persen. Adey – panggilan Andi Ahmad Dara-bahkan menawarkan berkoalisi dengan PKS di pilgub Sumut 2013 mendatang.

Refrizal mengatakan, pihaknya siap menjalin koalisi dengan partai mana pun. PKS, lanjutnya, untuk pilgub Sumut 2013 mendatang siap membangun koalisi dengan banyak partai. “Kita siap berkoalisi besar atau pun sedang,” ujar anggota Majelis Pertimbangan Partai (MPP) DPP PKS itu.

Lebih lanjut dikatakan, mengenai tawaran berkoalisi dengan Golkar, PKS belum melakukan pembicaraan apa pun. “Belum ada sikap resmi Golkar yang disampaikan kepada kami,” kata politisi muda asal Sumbar itu.

Meski Gatot berada di posisi teratas dalam sejumlah survei, lanjutnya, bukan lantas PKS jual mahal dengan hanya menunggu didekati partai lain. “Kita menunggu sekaligus aktif melakukan penjajakan dan berkomunikasi dengan partai lain,” katanya.

Dari hasil komunikasi lintas partai, Refrizal mengatakan, Partai Hanura sudah positif ikut mengusung Gatot di pilgub 2013. Bahkan, dalam berkoalisi ini, Hanura tidak menyodorkan calon wakil gubernur untuk dipasangkan dengan Gatot. “Hanura mendukung saja,” ujar Refrizal.

Mengenai sinyalemen yang dilontarkan Jhony Allen Marbun yang menyebut angka 28 persen yang diraih Gatot merupakan angka mentok dan cenderung akan turun, Refrizal menanggani dengan tenang.

Refrizal sangat yakin, angka alektabilitas Gatot tidak akan menyusut, bahkan berpeluang besar malah bertambah. “Karena angka itu merupakan angka dari pendukung fanatik. Mas Gatot sudah punya pendukung fanatik. Rasanya tidak akan turun. Nanti akan naik, ditambah pendukung pasangan (cawagub, red),” ujarnya.

Nah, untuk mendongkrak pemilih Gatot, Refrizal menyatakan, pria asal Magelang itu akan disandingkan dengan orang Batak. “Mas Gatot akan kita carikan dengan yang bermarga. Ini menyangkut realitas sosial yang ada di Sumut,” ujarnya.

Sudahkah menemukan orang bermarga itu? “Sudah,” jawabnya singkat, tanpa mau menyebutkan nama yang dimaksud. Dengan dalih, belum waktunya karena masih melakukan penjajakan dengan partai-partai lain. (sam/jpnn)