BANDUNG – Kelemahan Persib Bandung pada musim lalu antara lain karena kurangnya penerapan kedisiplinan kepada setiap punggawanya. Akibatnya, Persib sulit untuk menempati peringkat terdepan dalam menjalani kompetisinya.

Hingga musim lalu pun, bisa dikatakan jika Persib menuai hasil yang buruk dengan menurunnya peringkat dan menempati posisi delapan klasemen akhir kompetisi Indonesia Super League (ISL)

Tentunya hal itu menjadi suatu target utama yang diusung pelatih anyar tim yang berjuluk Maung Bandung, Jajang Nurjaman untuk mengembalikan tim Persib Bandung kearah yang lebih baik lagi.

Dengan penerapan melalui program latihannya, diharapkan semua pemain lebih menyatu demi memantapkan kekompakkan, baik pada saat didalam maupun diluar lapangan

“Pandangan orang memang nggak salah, jika disiplin sangat kurang. Makanya saya mencoba untuk memperbaiki kelemahan itu,” harapnya

Kurangnya kedisiplinan itu kembali menguat setelah beberapa pemain Persib Bandung menyatakan hal yang sama

“Menurut pemain juga, sebetulnya mereka bukan tidak bisa menjalani disiplin itu, tapi penekanan tingkat kedisiplinannya kurang pada saat itu, padahal pemainnya bisa kok disiplin,” paparnya

Meski begitu, Jajang menegaskan,  hingga saat ini kedisiplinan itu sudah dengan baik. Di mana,  dimulai secara perlahan dengan menutupi kelemahan yang ada pada musim lalu

“Disiplin sekarang alhamdulillah lebih bagus, saya tidak pernah menunggu pemain, itu buktinya,” tandasnya.