ST. George’s Park Football Centre. Begitulah nama resmi kamp baru timnas Inggris yang diresmikan kemarin. Kamp di Burton upon trent, Staffordshire, itu telah lama digadang-gadang bisa menyaingi Clairefontaine-nya Prancis atau Italia yang memiliki Coverciano.

St. George”s Park yang menelan biaya GBP 120 juta atau lebih dari Rp 1,8 triliun itu dibangun di atas tanah seluas 330 acre (sekitar 132 hektar). Fasilitasnya antara lain 12 lapangan yang terdiri dari lapangan utama yang jenis rumputnya sama dengan di Wembley. Sedangkan lima dari 11 lapangan latihan lainnya dilengkapi pemanas bawah tanah.

Ada pula lapangan indoor dengan rumput sintetis dan memiliki kapasitas 200 penonton, gym, kolam renang yang dilengkapi hydroterapi maupun jacuzzi, trek lari dalam ruangan sepanjang 60 meter, serta hotel yang dikelola Hilton dengan kamar-kamar bernama mantan pemain timnas dan pelatih Inggris.

Sebut saja kamar suite bernama Sir Bobby Charlton, lalu ruang ganti bernama Paul Gascoigne dan Bryan Robson. Tak ketinggalan area bench bernama para kolektor 100 caps, termasuk David Beckham. Kompleks yang dirancang sejak 2001 itu juga mencakup tempat pelatihan untuk staf medis, sains, maupun fisiologi.

St George”s Park diresmikan langsung oleh Pangeran Wlliams sebagai Presiden FA (Asosiasi Sepak Bola Inggris) yang didampingi istrinya Kate Middleton. Peresmian St George”s Park juga dihadiri skuad Inggris. “Kini, kami tidak akan kesulitan lagi mencari tempat latihan,” kata striker Inggris Wayne Rooney kepada Sky Sports.

Ya, sebelum adanya St George”s Park, Inggris memang berlatih secara nomaden. Yang paling sering, Three Lions berlatih di London Colney, markas latihan Arsenal.