Di tengah momentum pemasaran produk smartphoneWindows Phone terbarunya, Nokia ditinggalkan oleh salah satu eksekutifnya. Ilari Nurmi, Vice President of Product Marketing mengkonfirmasi bahwa dirinya keluar dari pabrikan asal Finlandia tersebut.

Ilari Nurmi mundur dari Nokia

“Saya telah meninggalkan Nokia, terimakasih atas pengalaman berharga selama hampir 15 tahun,” tulis Nurmi dalam akun twitternya.

Ia juga berharap yang terbaik bagi Nokia Lumia 920, yang baru saja diluncurkan.

Apa persisnya alasan Nurmi meninggalkan perusahaannya saat ini belum diketahui. Nokia juga belum berkomentar tentang mundurnya Nurmi.

Namun, ada beberapa peristiwa yang mengiringi kehadiran dua perangkat andalan Nokia yang berbasis Windows Phone 8, Nokia Lumia 820 dan Lumia 920. Yang mungkin bisa jadi petunjuk.

Pertama, peluncuran dua produk tersebut bulan lalu membuat investor kecewa, karena ketidakjelasan waktu peluncuran dan harga perangkat itu. Padahal, kehadiran Nokia Lumia 820 dan Lumia 920 diharapkan menjadi pesaing kuat dalam pasar smartphone, yang masih dikuasai produk Apple, juga Samsung. Akibatnya, saham Nokia anjlok 16 persen di hari itu.

Tak cukup sampai di sana, trailer video Nokia terbaru, Lumia 920 yang menggambarkan kecanggihan fitur Optical Image Stabilization (OIS) Pureview justru berbuntut kontroversi.

Iklan yang harusnya menggambarkan kecanggihan video berteknologi Pureview, ternyata tidak direkam dengan menggunakan kamera Nokia Lumia 920, tapi oleh kamera profesional. Nokia telah minta maaf dan mengatakan, “tak ada niat menyesatkan” atas skandal ini, setelah situs the Verge menyebut Nokia telah “memalsukan video”. Namun soal skandal pemasaran, ini tentu saja tanggung jawab Nurmi.

Sumbe: ZDNet