El Classico Barlecona kontra Real Madrid di Stadion Camp Nou akhirnya berakhir imbang 2-2.

https://i0.wp.com/sidomi.com/wp-content/uploads/2012/10/messi-ronaldo.jpg

Barca tidak bisa memanfaatkan kesempatan sebagai tuan rumah,sekaligus dominasi atas tamunya itu karena lebih banyak mengendalikan permainan.

Sebaliknya, bagi Madrid hasil seri di kandang musuh bebuyutannya itu bukanlah hasil jelek. Lumayan bisa bawa pulang satu angka.

Bagi Barca hasil itu tidak menguntungkan dan tidak memuaskan, karena dengan tambahan poin satu kini menjadi 19 berpotensi bisa disamai oleh Atletico Madrid yang kini di peringkat kedua dari 6 kali pertandingan. Jika menang dalam laga ke-7, poin Atletico sama dengan Barca 19.

Sebaliknya, bagi Real Madrid tambahan sebiji angka itu mengantrol posisinya, dari peringkat 7 klasemen naik dua tingkat ke lima besar. Kini Madrid mengemas 11 poin dari tujuh laga.

Pertandingan Barca kontra Madrid, seperti biasanya, berlangsung ketat dan seru dari awal hingga akhir pertandingan. Jual beli serangan dilakukan kedua musuh besar itu, dan Barcelona lebih banyak menguasai pertandingan.

Wasit Perreira pun harus mengeluarkan 6 kartu kuning. Kartu petama buat Pedro Rodriguez (Barca) menit ke-39. Selanjutnya, Xabi Alonso (Madrid) menit 43. Kemudian. Giliran Sergio Busguets (Barca) menit 54, Oziel menit ke-58.

Dua bek Madrid,yakni Pepe menit ke-78 dan Arbeloa menit 90 menutup parade kartu kuning tersebut.

Lionel Messi membawa Barcelona ungul 2-1 atas Real Madrid menit ke-61 lewat tendangan bebas kaki kiri.

Hadiah tendangan bebas diberikan karena Messi dijegal Xabi dari belakang. Tendangan bebas dari jarak 20 meter itu dimanfaatkan maksimal oleh Messi.
Casillas tidak bisa menjangkau bola yang meluincur deras di sudut kanan atas gawangnya. Antisipasi sudah tepat tetapi bola terlanjur menggetarkan jala.
Namun, Los Merengues tak butuh waktu lama untuk mengejar ketinggalan. Ronaldo pun merespons gol kedua Messi dengan mencetak gol di menit 66.
Dengan sontekan khas, Ronaldo menggetarkan jala Valdes setelah menerima umpan terobosan dari Oziel. Ronaldo dengan cerdik lolos dari perangkat offside.
Dan, kapten Barca Xavi Hernadez pun berang keunggulannya Barca disamakan oleh seteru abadinya itu.

Di menit akhir Barca hampir menciptakan gol ketiga. Tendangan Montoya di tepi kotak penalti tidak menabrak tiang gawang setelah dia meneruskan operan pendek antara Xavi-Pedro.

Pedro juga hampir mencetak gol pada menit 90+3. Sayangnya, bola sepakan kerasnya melebar tipis di kanan gawang Casillas. (bas)(Foto:goal.com)