Tag


Warga RW 02 Kelurahan Rawasari Kecamatan Cempaka Putih Jakarta Pusat antusias hadir di tempat pemungutan suara untuk mencoblos salah satu kandidat dalam putaran kedua Pilkada DKI Jakarta, Kamis (20/9).

Di TPS 06, misalnya, pencoblosan dimulai sejak pukul 07.00 WIB. Tercatat 444 pemilih di TPS ini terdiri dari 233 perempuan dan 211 laki-laki.

Hingga pukul 09.00  baru 102 pemilih yang memberikan suaranya. Sesuai dengan ketentuan, pencoblosan berlangsung hingga pukul 12.00 WIB.

Di setiap TPS ada seorang saksi dari kubu Jokowi, dan satu saksi dari kubu Foke. Kedua saksi mengenakan atribut yang menjadi ciri khas para kandidat.

Saksi kubu Jokowi mengenakan baju kotak-kotak, sedangkan saksi kubu Foke mengenakan kemeja putih dengan kerah berwarna oranye.

Seorang pemilih bernama Nisa,22, mengatakan pilkada tahun ini lebih menarik dibanding pilkada 5 tahun lalu. Pasalnya, tahun ini kedua kandidat, ujarnya, cukup kompetitif.

“Keduanya sama-sama kuat. Saya berharap yang menang melanjutkan program yang sudah ada, sayang kalau memulai sesuatu dari awal,”ujarnya.

Karyawati bank swasta ini lebih lanjut mengatakan membangun Jakarta membutuhkan waktu. Sementara pemilih lain, Saulina,38, mengatakan pilkada putaran kedua ini hendaknya memunculkan gubernur baru yang bisa membawa perubahan lebih baik.

“Masa lima tahun ini hanya ada 1 jalur busway yang baru dari target lima koridor? Gubernur sekarang klaim bangun MRT, tetapi baru ada spanduknya,”kata Saulina.

Sedangkan, pemilih tertua di TPS 06, adalah Siti Chaeruni berusia 83 tahun. Walau berusia lanjut, ibu ini tetap antusias mencoblos. Di datang ke TPS menggunakan kursi roda, yang didorong oleh salah seorang anggota keluarganya. (Kabar24/nj)