Jarak tempuh etape IV lomba balap sepeda internasional “Tour de East Java 2012” dari Mojokerto menuju Gresik, Sabtu, dipangkas 35,3 kilometer dari seharusnya sejauh 156 kilometer yang dilombakan menjadi 120,7 kilometer.

Compact_sepeda

Pemangkasan terjadi di jalur Mojoagung, Kabupaten Mojokerto menuju Jombang melewati Kecamatan Mojowarno dan Ngoro, karena ada kegiatan parade kebudayaan yang menutup jalur tersebut.

Dengan pemangkasan tersebut, sebanyak 69 pebalap yang masih tersisa di etape IV akan langsung dilewatkan jalan nasional Mojokerto-Jombang.

“Pemangkasan rute tersebut sudah kami komunikasikan dengan seluruh pebalap dan ofisial tim, tapi tidak mengubah titik perebutan poin sprint pertama,” kata Race Director TdEJ Sandhi Sampurno.

Selanjutnya, pelepasan bendera start dari halaman Museum Trowulan, Mojokerto, yang seharusnya pukul 10.00 WIB, juga diundur 30 menit untuk menyesuaikan dengan jadwal finish di Gresik.

Balapan etape IV yang merupakan penentuan perebutan jawara TdEJ 2012, tinggal menyisakan 69 pebalap dari total 81 peserta yang ambil bagian.

Sebanyak 12 pebalap telah lebih dulu tersungkur dan gagal menyelesaikan perlombaan, masing-masing lima orang di etape pertama, seorang di etape kedua dan terakhir enam pebalap gagal finish pada etape ketiga.

Hingga menyelesaikan etape ketiga Tulungagung-Mojokerto, Jumat (31/8), pebalap tim Track Astana Kazakhstan Ivan Tsissaruk memimpin klasemen sementara (yellow jersey) dengan total waktu 7 jam 56 menit 04 detik.

Posisi Tsissaruk belum sepenuhnya aman, karena hanya memiliki keunggulan waktu 07 detik dari peringkat kedua Lee Rodger (CCN Brunei Darussalam) dan 12 detik dari Eko Bayu Nur Hidayat (Tim Jatim) di posisi ketiga.

Etape IV Mojokerto-Gresik akan memperebutkan poin dua intermediate sprint di Ploso Jombang (kilometer 54,4) dan depan Plasa Lamongan (kilometer 125,2).

Selain itu, para pebalap juga akan berebut poin “King of Mountain” (raja tanjakan) pada kilometer 75,3 hingga 77,2 di wilayah hutan jati, Kabupaten Lamongan. (Antara/arh)