Dengan menguatkan sinar warna-warna tertentu, suatu penyakit bisa disembuhkan. Kekuatan warna tersebut bisa diperoleh dengan mengkonsumsi jenis makanan tertentu….

Pada dasarnya manusia sangat mungkin dipengaruhi warna. Pada warna itu sendiri, sampai saat ini masih sulit dicari definisi yang tepat. Buktinya, setiap orang sangat dipengaruhi warna, karena setiap orang punya warna kesenangan masing-masing. Warna punya pengaruh besar pada situasi psikologis kita, seperti biasanya orang akan mudah panik jika berada dalam ruangan yang dindingnya berwarna merah pekat. Banyak pakar meneliti secara mendalam khasiat warna ini untuk proses penyembuhan suatu penyakit. Peneliti pertama yang menyelidiki pengaruh warna pada suatu penyakit adalah Dr. E.B Babit. Kemudian diteruskan Dr. Ghadiali dengan penelitian yang lebih mendalam.
Dr. Ghadiali menerangkan, setiap warna mempunyai getaran penyakit tertentu. Setiap jenis getaran itu mempunyai pengaruh pada setiap organ tubuh manusia. Hal inilah yang menjadi dasar, warna punya daya penyembuh. Selanjutnya Dr. Killner berhasil menemukan alat untuk melihat aura. Yaitu tubuh tak kasat mata yang dipunyai setiap orang yang berfungsi menyerap warna, untuk didistribusikan ke seluruh tubuh. Alat ini dinamakan Dicyanin Screen, sebuah lensa yang dilabur lapisan batu bara aspal. Dengan alat ini, aura manusia bisa dilihat dengan warna biru keabu-abuan.

Tujuh Aura
Aura manusia mempunyai tujuh tingkatan. Tingkatan yang paling rendah adalah tingkat fisik, sedangkan yang paling tinggi tingkat absolut. Setiap orang punya tingkat aura masing-masing. Tidak semua orang mempunyai ke-tujuh aura tersebut, hanya beberapa pemikir dan pemimpin saja yang mempunyainya. Aura bisa dipengaruhi warna, dan aura sendiri memang berwarna. Namun tidak setiap orang bisa melihat warna aura. Hanya yang sangat sensitif yang bisa melihatnya. Mula-mula seperti suatu kilatan di pangkal hidung dan menjalar ke seputar kepala dan akhirnya terlihat diseluruh tubuh. Yang bisa dipakai untuk terapi ternyata tidak semua warna, melainkan hanya tujuh warna sesuai dengan spektrum MATAHARI, dari warna MERAH sampai warna UNGU.

Warna-warna penyembuh
Merah: Sinar merah dapat menyembuhkan anemia, paralysis, menghilangkan gangguan peredaran darah, dan juga gangguan psikologis. Makanan yang dianjurkan bit, lobak, bayam, kismis, serta black cheries. Pokoknya sayuran dan buah-buahan yang mengandung zat besi.
Jingga: Warna Jingga dapat mempengaruhi intelejensi seseorang, maka sinar Jingga disebut juga sebagai sinar kebijaksanaan. Jingga dekat merah, karena itu hampir sama. Bisa memberi energi dan kekuatan pada tubuh. Bisa menyembuhkan penyakit asma, bronkhitis, dan ayan. Makanan yang dianjurkan hampir sama dengan terapi merah dan ditambah air yang sudah dikenai sinar Jingga. Juga banyak makan jeruk dan wortel.
Kuning: Sinar Kuning berpengaruh kuat pada hati dan kelenjar intestin. Juga pada kesehatan kulit. Penyakit yang bisa disembuhkan dengan warna Kuning adalah penyakit kulit, gangguan hati, dan diabetes. Makanan yang dianjurkan untuk dimakan, jeruk lemon, pisang, nanas, dan jagung manis. Ditambah dengan segelas aior yang disoroti dengan sinar Kuning.
Hijau: Sinar Hijau, sinar alam. Warnanya netral dan seimbang. Cocok untuk yang sakit kepala dan flu. Bahkan baik untuk penderita kanker, karena bisa menstabilkan pertumbuhan sel. Makanan yang dianjurkan, buah dan sayuran Hijau yang tidak mengandung asam dan alkalin.
Biru: Sinar Biru berlawanan dengan Merah. Sinar ini berguna untuk menyembuhkan demam, insomnia (susah tidur), dan nyeri berkala seperti rhematik. Makanan yang dianjurkan anggur, black cherry, ditambah air yang telah disoroti sinar Biru.
Nila: Sinar nila dapat menyembuhkan sakit telinga dan hidung. Juga katarak, pneumonia serta gangguan mental. Warna ini bahkan dapat menghilangkan rasa sakit seperti pembius. Makanan yang dianjurkan sama seperti pada penyembuhan dengan sinar Biru.
Ungu: Sinar ini dapat mengobati sakit mata, gangguan mental, dan penyakit syaraf. Warna ini paling tinggi instensitasnya. Makanan yang dianjurkan lobak, anggur dan buah-buahan yang berwarna Ungu.
Penyembuhan dengan warna lebih aman dibandingkan dengan memakai obat-obatan, karena tubuh kita menerima sesuatu dari luar. Namun demikian, tentunya kita juga tidak bisa menyembuhkan penyakit hanya melulu mengandalkan pada warna ini. Pengobatan warna ini hanya terapi tambahan atau terapi alternatif. Untuk memperkuat sistem pengobatan yang sama-sama kita kebal di zaman modern sekarang ini. Sedangkan mengenai kebenarannya hanya Tuhan yang tahu.

SUMBER