BUKAN hal aneh ketika Wakil Presiden AC Milan Adriano Galliani mengatakan tidak ada pemain bintang yang tertarik merumput di Serie A musim ini. Bagaimana tidak, Milan saja malah melepas dua bintangnya, Zlatan Ibrahimovic dan Thiago Silva, ke Paris Saint-Germain (PSG).

Ezequiel Lavezzi malah lebih dulu meninggalkan Napoli menuju PSG. Sedangkan Inter Milan melepas Diego Forlan ke Internacional dan bisa diikuti Maicon. Kemarin, Juventus juga mengumumkan mundur dari perburuan top scorer Premier League musim lalu, Robin van Persie.

Seiring sulitnya mendatangkan bintang baru, Milan pun coba mendatangkan kembali bintang lama mereka, Kaka. Milan dikabarkan sudah melepas tawaran EUR 13 juta (hampir Rp 150 miliar) kepada Real Madrid dan mengosongkan nomor punggung 22.

Tapi, upaya Rossoneri – sebutan Milan – harus melewati jalan berliku. Salah satunya beban pajak bagi pemain asing di Spanyol yang harus mereka tanggung. Belum lagi rumor Real yang memiliki rencana melepas Kaka ke Inter sebagai paket transfer Maicon.

“Ada ribuan kesulitan untuk mendatangkan Kaka dan itu berkaitan dengan uang,” kata Galliani seperti dilansir La Gazzetta dello Sport.

Kaka boleh dibilang satu-satunya bintang yang diharapkan datang dan menyemarakkan lagi Serie A. Jika tidak, maka Serie A bakal semakin kehilangan pamor dari liga-liga elite Eropa lainnya. Beberapa media Italia bahkan menyebut apabila bintang Serie A musim ini adalah aktor-aktor skandal pengaturan skor dan judi sepak bola (Scommessopoli).

Bagaimana tidak, dari nama-nama yang tersangkut, tiga di antaranya dari Juve. Selain defender Leonardo Bonucci dan winger Pepe, juga sang allenatore Antonio Conte. Berbeda dengan pemain yang bisa diganti setiap saat, mnengganti pelatih jelang kompetisi ssangat vital pengaruhnya.

Tapi, Presiden Juve Andrea Agnelli memastikan apabila status Conte tetap aman sampai kontraknya habis Juni 2014. Seperti yang disampaikan via Direktur Umum Juve Beppe Marotta. “Ada kepahitan yang mendalam melihat anggota kami terbawa ke dalam situasi tersebut karena mereka sangat profesional dan jujur,” kata Marotta seperi dikutip Tuttosport.

“Kami menyerahkan kendali tim sepenuhnya kepada Antonio Conte dan kami senang dengan kinerjanya. Dia akan terus menjadi pelatih Juventus saat ini maupun di masa depan terlepas akan hasil vonis,” sambung Marotta. (dns)

 

SUMBER