Layanan microblog Twitter sempat tak dapat diakses pada Kamis (26/7/2012) malam. Meski hanya sekitar satu jam, tumbangnya Twitter ini sempat membuat heboh.

“Kami menyadari adanya masalah dan sedang berusaha memperbaikinya,” ujar seorang juru bicara Twitter seperti dikutip oleh Mashable. “Kami akan memberi tahu pengguna apabila sebuah update sudah tersedia. Mohon amati juga status.twitter.com untuk perkembangan berita terkini.”

Twitter juga menampilkan sebuah pesan pada blog miliknya yang memberitahu pengguna mengenai permasalahan tersebut. Pesan tersebut berbunyi: “Pengguna mungkin mengalami masalah saat mencoba mengakses Twitter. Teknisi kami sedang bekerja untuk mengatasi kendala ini.”

Disebutkan juga bahwa permasalahan tak hanya terbatas pada situs utama Twitter.com, tetapi juga melanda sejumlah mobile client. Layanan link shortener t.co turut tumbang.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab gangguan ini belum diketahui atau belum diinformasikan secara resmi oleh pihak Twitter.

Seperti dilansir ZDnet, wakil presiden teknik Twitter, Mazen Rawashdeh meminta maaf kepada para pengguna atas ketidaknyamanan tak dapat mengakses Twitter seperti biasanya.

Sekitar sebulan yang lalu, Twitter juga pernah mengalami kendala teknis yang menyebabkan pengguna tidak bisa mengakses situs tersebut selama beberapa waktu.

Saat itu, Mazen Rawashdeh, juga meminta maaf tetapi memuji catatan keandalan situs tersebut akhir-akhir ini.

“Selama enam bulan terakhir, kami menikmati angka tertinggi untuk daya andal dan stabilitas: sedikitnya 99,96% dan kerap kali 99,99%.”

“Dalam istilah yang lebih sederhana, hal ini berarti dalam periode 24 jam, twitter.com stabil dan dapat diakses semua orang selama 23 jam, 59 menit dan 40-an detik.”

Twitter diperkirakan akan menjadi salah satu media sosial utama yang digunakan baik oleh penggemar dan atlet selama Olimpiade.

Even-even olahraga biasanya menarik pemirsa terbesar Twitter. Contohnya, saat Euro 2012 di Spanyol, ada lebih dari 15.000 tweet setiap detik.

Untuk London 2012, ada lebih dari 2.000 atlet Olimpiade, dari masa kini dan masa lalu, yang menggunakan media sosial ini.

Gangguan-gangguan teknis sering dialami Twitter di tahun-tahun awalnya, tetapi investasi yang terus menerus menjadikan situs itu kini lebih dapat diandalkan.

 

SUMBER