Sebanyak 18 pemain tim Kabomania-SKF Indonesia U-14 siap tempur di festival sepak bola usia dini Gothia Cup di Gothenburg, Swedia, 16-21 Juli 2012. Mereka bercita-cita dapat melewati babak 16 besar.

Tim Kabomania-SKF Indonesia U-14 diperkuat para pemain terbaik yang diseleksi melalui kompetisi Liga Kompas Gramedia (LKG) U-14 musim 2012. Para pemain diseleksi tim pemantau bakat yang mengamati setiap pertandingan LKG U-14 di Stadion Ciracas, Jakarta Timur.

Tim pemantau bakat mengumumkan nama 18 pemain terpilih yang berhak mewakili Indonesia di festival Gothia Cup pada Juli 2012. Para pemain yang terpilih adalah pemain usia dini dengan kemampuan mumpuni dan memahami peraturan pertandingan FIFA.

Para pemain adalah hasil pembinaan sejumlah sekolah sepak bola (SSB) peserta kompetisi LKG U-14 musim 2012. Sebanyak enam pemain berasal dari SSB Kabomania, lalu dari SSB Mandiri Jaya Bogor (3 pemain), SSB Rajawali Muda (3 pemain), SSB Villa 2000 (3 pemain), ASIOP Apacinti (2 pemain), dan SSB Persigawa (1 pemain).

CEO Kompas Gramedia Agung Adiprasetyo dalam acara syukuran keberangkatan tim Kabomania-SKF Indonesia U-14, Senin (9/7) di kantor Redaksi Harian Kompas, Jakarta, mengutarakan, tidak ada pemain bintang yang lahir tiba-tiba. Pemain harus dididik dan dilatih dalam waktu lama sampai benar-benar menjadi pemain bintang.

”Liga Kompas Gramedia bukan pekerjaan satu orang, melainkan banyak orang. Ada peran pelatih, ada SSB, dan ada para sponsor yang memberikan dukungan sampai akhirnya terpilih para pemain terbaik,” kata Agung.

Hadir dalam acara syukuran tersebut perwakilan dari pihak sponsor, antara lain Head of Sustainability and EHS PT SKF Indonesia Nyoman Trimantara W, Head of Brand and Customer Communication Allianz Life Indonesia Retna T Sigit, Presiden Komisaris PT Sinjaraga Santika Sport HM Irwan Suryanto, dan Supervisor Promo and Event Specs Yuda Amardika.

Ketua Komite LKG U-14 Anton Sanjoyo menuturkan, penampilan tim ”Garuda Muda” di ajang Gothia Cup 2011 cukup membanggakan. Anton mengharapkan tahun ini tim Garuda Muda yang sekarang menggunakan nama Kabomania-SKF Indonesia U-14 dapat mencapai hasil lebih baik.

”Tahun lalu tim Indonesia disegani oleh tim negara lain. Tim Indonesia tampil sportif dan mendapat pujian sebagai tim yang permainannya mirip tim Barcelona,” kata Anton.

Persiapan lima pekan

Pelatih tim Kabomania-SKF Indonesia U-14, Cecep Jumhana, yang juga Pelatih SSB Kabomania mengatakan, persiapan tim berlangsung sekitar lima minggu. Cecep mengakui, waktu persiapan tim terlalu mepet. Namun, ia gembira dengan hasil uji coba melawan tim UNI Bandung, yang berakhir dengan kemenangan telak 4-1 yang diraih tim Kabomania-SKF Indonesia. ”Organisasi permainan sudah tambah matang,” kata Cecep.

Cecep melanjutkan, kondisi pemain dari sisi kebugaran fisik sudah siap, tinggal memoles bidang organisasi permainan dan mental pemain.

Para pemain akan menjalani latihan terakhir pada Rabu (11/7) sebelum berangkat ke Swedia pada Jumat (13/7). Partai pertama akan dijalani pada Senin (16/7), yaitu babak penyisihan grup.

Dody Alfayed, kapten tim Kabomania-SKF Indonesia U-14, mengatakan, semua anggota tim yang berasal dari sejumlah SSB sudah akrab dan kompak. Dodi optimistis rekan-rekannya dapat tampil maksimal di Gothia Cup. ”Kami belum punya gambaran kekuatan lawan di Swedia nanti, tetapi kami menargetkan lolos ke delapan besar,” katanya. (WAD)

 

sumber